beberapa hal yang perlu anda lakukan agar hubungan anda tetap menyenangkan dan lancar dengan pacar tercinta sehingga dapat menikahinya :
1. Komunikasi Yang Intensif
Jika si doi sudah merasa nyaman dan senang ditelfon maka komunikasi yang anda lakukan dalam kondisi yang baik.Hindari menanyakan hal yang sama berulang-ulang dan dapat membuat pasangan anda bosan menjawabnya.
2. Beri Perhatian Lebih
Perlakukan si dia berbeda dan lebih baik dari orang lain.Ketika dia ulang tahun ucapkan selamat dan juga bisa anda beri hadiah.Buatlah seolah-olah dia yang spesial dan anda tidak mau kehilangan dirinya.ika doi ada masalah, bantulah minimal dengan mendengarkan curhat serta membantu dengan memberi solusi.
3. Ungkapan Cinta Yang Tulus Dan Wajar
Jangan memberi ungkapan gombal yang berlebihan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Buat varasi ungkapan cinta anda dengan berbagai metode dan cara agar tidak monoton.
4. Pelajari Sifat Dan Perilaku
Amati dan pelajari apa-apa yang ia sukai dan apa-apa yang tidak disukainya.Hindari hubungan seks di luar nikah untuk menghindari masalah pelik yang dapat muncul.Tolak dengan baik ajakan-ajakan yang berbahaya, karena belum tentu ia akan menikah dengan anda.
5. Jangan Pelit Dan Matre
Ketika sedang pergi berdua jika memungkinkan tanggunglah biaya-biaya pacaran berdua seperti makan, nonton, belanja, jajan, transport, dsb.Jangan mau dibayari saja tanpa mau mengorbankan sedikitpun uang anda untuk orang yang anda sayangi. jika salah satu ada yang sudah bekerja dan yang satunya tidak bekerja, dibayari adalah sesuatu yang wajar.
6. Perjelas Hubungan Ke Depan
Komitmen menikah merupakan sesuatu yang penting dan perlu disepakati yang menunjukkan bahwa anda dan pasangan saling mencintai.Semakin jelas hubungan anda dengan dirinya, maka semakin kuat ikatan batin anda dengan si dia.Terlebih jika keluarga kedua belah pihak telah mengetahui serta merestuinya.Berdoalah kepada Tuhan agar anda kelak bahagia bersama pasangan anda.
7. Hubungan Keluarga Yang Baik
Jaga hubungan baik dengan anggota keluarga si dia jangan sampai menimbulkan masalah dan citra yang negatif. Jika ada masalah segera selesaikan secara kekeluargaan bersama pasangan anda.Pernikahan tidak menyatukan seorang laki-laki dengan perempuan, tetapi juga menikahkan kedua keluarga.
8. Jujur Dan Menjadi Diri Sendiri
Jadilah diri sendiri dan tidak meniru adegan sinetron, novel, film, dan sebagainya.Tanpa berpura-pura menjadi seseorang yang sempurna, kita akan merasa bebas lepas tanpa beban dalam menjalani hubungan cinta anda.Usahakan tidak membohongi kekasih anda dan katakan apa adanya sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Sekali berbohong anda harus membuat kebohongan lainnya untuk menutupinya.Jika telah menikah akan lebih indah jika saling jujur tanpa ada dusta diantara anda dengan dia.
9. Menjaga Emosi
Rania Puspitasari
Kumpulan Foto
Kamis, 02 September 2010
Selasa, 31 Agustus 2010
-TMN & SHBT YG TAK PRNH Q LPAKN SLMA-LMX-
Q bru kli ni dptkn yg q inginkn slma ni yaitu mempuxi bnyk tmn & shbt yg sngt perhatian ma q.Krn dlu q gk prnh dptkn ni sblmx bru kli ni q dptkn.& q gk lpa sm gru2 yg prhtian ma q.Smga q dptkn ni slm-lmx.
Trma ksih y tmn2 q & gru2 q
Kalian slalu ad d saat q snang & sedih
Trma ksih y tmn2 q & gru2 q
Kalian slalu ad d saat q snang & sedih
Smw brkhr bgtu aj
U gk tw prsaan q k u slma ny.Q prnh blng k u dgn inisial dia.Tp u gk xdr spa dia yg q mksd.Q slalu mendam prasaan q ny k u lm skli.Sblm q blng tntng prasaan q yg sbnrx k u terxta thn berkehndk lain dgn membritwkn bhw u udh pux.Akhrx smw berlalu bgtu aj.Smga q mendptkn yg lbh baik yg tlh d siapkn olh thn...
-Knp kw gk ucpin-
Q berhrp bngt wkt ultah q tba u mengucpkn slmt ultah prtm kli.Tp wkt ultah q tba u gk ngucpin met ultah k q.Ucpn tu q hrpkn krn ucpn dr kmu tu brarti bngt bwt q.Tp gpp lh mngkn u lpa atw emnk sengja lpa q gk tw.
Mdh2an hr ultah q skrg berhrga bwt q slma-lmanya..
Mdh2an hr ultah q skrg berhrga bwt q slma-lmanya..
Hax kmu yg tw
Hax kmu yg tw
oleh رانيا Puspitasari pada 16 Maret 2010 jam 6:51
Mu kok gk ngerasa klw q slma ni syng n cnta ma mu.Mu hax menganggp prasaan ni sbgi prasaan yg biasa aj.Mu gk tw klw kmrn q ngeliat mu ma cwe' lain.Q ngeliat tu smw hti q lngsng skt bngt n ingn menangis.Tp knp gk bs.Knp....Knp....
yang terpendam
Suasana malam ini sangat tenang. Langit gelap, dan kota ini hanya diterangi oleh cahaya lampu, dingin karna sejak siang tadi hujan menghujam Jakarta. Seakan mengerti keadaanku. Dan yang pasti, aku bisa menjadi diri sendiri saat malam. Hanya duduk di dalam mobil BMW hitam ku sambil mendengarkan lagu-lagu klasik dan berkendara mengitari Jakarta. Bukan, aku bukanlah superhero kacangan atau juga pelacur yang hanya keluar waktu malam. Aku juga bukan banci kaleng atau waria yang memanfaatkan minimnya penglihatan jarak jauh pada malam hari untuk memperdaya lelaki hidung belang yang mencari kesenangan satu malam. Aku hanya manusia biasa, lelaki normal. Lantas kenapa aku sangat mencintai waktu malam? Karna aku introvert. Saat matahari menguasai bumi bagianku, aku tidak ada. Meskipun aku duduk disamping kalian, aku tidak ada. Meskipun aku lebih pintar dari kalian, aku tidak ada. Dan mungkin jika aku bertubuh tinggi besar, memakai kostum badut yang paling mencolok sekalipun, kalian juga tidak menganggapku ada. Hanya karna aku introvert. Ya, aku tahu. Dunia ini di dominasi oleh manusia-manusia yang dianggap “biasa” jika mereka mampu berkomunikasi dengan baik, jika mereka mampu mencapai puncak popularitas dalam lingkup sosialnya. Jika mereka mampu berbicara dengan lancar di depan wanita. Tidak seperti yang aku lakukan sore tadi di kampus. Irene namanya. Awalnya aku hanya ingin memberitahu dia tentang tugas yang diberikan dosen linguistik kami siang tadi. Di fakultasku, sastra inggris, hampir semua mahasiswa-mahasiswi memilih literatur sebagai penjurusannya, sisanya memilih translation dan sangat sedikit yang mengambil linguistik. Dan tahun ini, hanya aku dan Irene. Sore tadi, moment itu, sangat memalukan buatku. Saat aku hendak bertolak dari kampus menuju rumah, aku melihat Irene di kantin depan fakultasku. Dia memakai tank top putih dan blue jeans, dan memakai sepatu converse berwarna krem model velcro. Rambutnya yang panjang, hitam, dan tebal itu dihiasi oleh bando berbentuk tanduk setan berwarna merah menyala. Itulah Irene, sangat menggoda. Aku berjalan menghampirinya, dan semakin dekat jarakku dengannya, semakin cepat jantungku berdetak. Ya, aku menyukai Irene. Dia disana. Sekitar 6 atau 7 langkah lagi. Duduk di bangku pojok kantin, yang terdekat dengan pintu keluar samping, ditemani oleh beberapa cowok “berkuasa” dikampus. “hi, Irene.” Jarakku hanya satu meter dengannya. “ya. kenapa Ndy?” Dug.. Dug.. Dug.. “nggak, aku cuma mo kasi tau, ada tugas linguistik yang harus dikumpulin 2 minggu lagi.” “oh, ok! Makasi ya Ndy.” Dug.. Dug.. Dug.. Cuma itu jawabannya? Jantungku sudah semakin cepat berdetak karna gugup untuknya dan hanya itu responnya. “umh, Sandy. Kalo emang nggak ada lagi yang mau di omongin, kamu bisa pergi kok.” Irene meneruskan. Saat aku mulai memutar badan menuju parkiran mobil, dia memanggilku. “Ndy!” “ya?” Dug.. Dug.. Dug.. “resleting kamu. Kebuka.” Dan meledaklah tawa kaum extrovert atas ke-cupu-an seorang kaum introvert. Dan karna itulah aku perlu melakukan hal ini, malam ini. Sekarang sudah jam 3.45 dini hari, dan aku sedang di atas fly over ANTAM ketika aku melihat sesosok perempuan sedang berdiri di bagian paling atas jalan itu sambil merokok. Memakai sweater berlogo LIVERPOOL merah dan celana pendek berwarna khaki. Disampingnya, sebuah motor VARIO setia menemaninya. Dia Irene. Karna cukup cepat aku melaju, terpaksa aku berhenti cukup jauh dari tempatnya berdiri. Hampir di ujung jalan tersebut. Dengan hanya memakai kaos lengan panjang bertuliskan SUNDAY BALLERS dan jeans pendek butut aku berjalan mengampirinya. Tidak seperti sore tadi, jantungku berdetak biasa saja. Tidak bertambah cepat. Mungkin malam menularkan ketenangannya padaku. Atau karna saat ini, Irene terlihat biasa saja, kurang menggoda. Dari jarak 5 meter aku bisa melihat Irene menghisap dalam-dalam rokoknya, dan kemudian menghembuskan asap putih dari mulut mungilnya. Sepertinya dia tidak menyadari kedatanganku. Mungkin dia juga sedang menikmati malam ini. 4 meter.. 3 meter.. 2 meter.. Dan aku mendengarnya bicara. Bukan padaku. Karna dia masih tidak sadar aku sudah cukup dekat dengannya. Samar-samar aku dapat mendengar apa yang dia bicarakan. Lancang memang jika aku menguping obrolan orang lain, tapi Irene tidak mengobrol. Dia berbicara pada dirinya sendiri. “lo tuh bodoh banget sih Irene! Ngapain juga tadi sore gw ketus banget sama Sandy? Dia itu baik, pinter lagi. Meskipun agak cupu. Tapi ya, gw suka sama dia. Tapi kenapa sore tadi gw itu bodoh banget. Kenapa gw deg-degan ya pas tau dia jalan ke arah gw? Masa sih gw nervous banget. Tapi sekarang pasti dia malu banget dan marah sama gw.” Irene menghisap rokoknya lagi, dan menghembuskannya. Di malam yang tenang, jujur, dan menyenangkan itu, aku tersenyum.
Cinta Sejati
Cerita ini merupakan kisah nyata seorang tante yang saya temui di Bali, tetapi detail yang saya sebutkan mungkin tidak sesuai dengan kisah aslinya. Saya menuliskan apa yang saya tangkap dari yang diceritakan tante. Sebut saja Ami (bukan nama sebenarnya). Tante Ami bercerita mengenai pengalaman hidupnya ketika masa kuliah.
Sekitar dua puluh tahun yang lalu, Ami sedang menjalankan semester terakhir dan berusaha menyelesaikan skripsi. Disaat itu pula, 2 minggu yang akan datang, Ami akan dipersunting oleh seorang pria yang bernama Iman (bukan nama sebenarnya).
Ami dan Iman telah berpacaran selama 7 tahun. Iman merupakan teman SD Ami. Mereka telah kenal selama 14 tahun. Masa 7 tahun adalah masa pertemanan, dan kemudian dilanjutkan ke masa pacaran. Mereka bahkan telah bertunangan dan 2 minggu ke depan, Ami dan Iman akan melangsungkan ijab kabul.
Entah mimpi apa semalam, tiba-tiba Ami dikejutkan oleh suatu berita.
Adiknya Iman: Mbak Ami, Mbak Ami. Mas Iman…Mas Iman….kena musibah!
Ami: Innalillahi wa inna illahi roji’un…
Saat itu Ami tidak mengetahui musibah apa yang menimpa Iman. Kemudian sang adik melanjutkan beritanya…
Adiknya Iman: Mas Iman…kecelakaan…dan..meninggal…
Ami: Innalillahi wa inna illahi roji’un…
…dan Ami kemudian pingsan…
Setelah bangun, Ami dihadapkan oleh mayat tunangannya. Ami yang shock berat tak bisa berkata apa-apa. Bahkan tidak ada air mata yang mengalir.
Ketika memandikan jenazahnya, Amit terdiam. Ami memeluk tubuh Iman yang sudah dingin dengan begitu erat dan tak mau melepaskannya hingga akhirnya orang tua Iman mencoba meminta Ami agar tabah menghadapi semua ini.
Setelah dikuburkan, Ami tetap terdiam. Ia berdoa khusyuk di depan kuburan Iman.
Sampai seminggu ke depan, Ami tak punya nafsu makan. Ia hanya makan sedikit. Ia pun tak banyak bicara. Menangis pun tidak. Skripsinya terlantar begitu saja. Orangtua Ami pun semakin cemas melihat sikap anaknya tersebut.
Akhirnya bapaknya Ami memarahi Ami. Sang bapak sengaja menekan anak tersebut supaya ia mengeluarkan air mata. Tentu berat bagi Ami kehilangan orang yang dicintainya, tapi tidak mengeluarkan air mata sama sekali. Rasanya beban Ami belum dikeluarkan.
Setelah dimarahi oleh bapaknya, barulah Ami menangis. Tumpahlah semua kesedihan hatinya. Setidaknya, satu beban telah berkurang.
…tiga bulan kemudian…
Skripsi Ami belum juga kelar. Orangtuanya pun tidak mengharap banyak karena sangat mengerti keadaan Ami. Sepeninggal Iman, Ami masih terus meratapi dan merasa Iman hanya pergi jauh. Nanti juga kembali, pikirnya.
Di dalam wajah sendunya, tiba-tiba ada seorang pria yang tertarik melihat Ami. Satria namanya (bukan nama sebenarnya). Ia tertarik dengan paras Ami yang manis dan pendiam. Satria pun mencoba mencaritahu tentang Ami dan ia mendengar kisah Ami lengkap dari teman-temannya.
Setelah mendapatkan berbagai informasi tentang Ami, ia coba mendekati Ami. Ami yang hatinya sudah beku, tidak peduli akan kehadiran Satria. Beberapa kali ajakan Satria tidak direspon olehnya.
Satria pun pantang menyerah, sampai akhirnya Ami sedikit luluh. Ami pun mengajak Satria ke kuburan Iman. Disana Ami meminta Satria minta ijin kepada Iman untuk berhubungan dengan Ami. Satria yang begitu menyayangi Ami menuruti keinginan perempuan itu. Ia pun berdoa serta minta ijin kepada kuburan Iman.
Masa pacaran Ami dan Satria begitu unik. Setiap ingin pergi berdua, mereka selalu mampir ke kuburan Iman untuk minta ijin dan memberitahu bahwa hari ini mereka akan pergi kemana. Hal itu terus terjadi berulang-ulang. Tampaknya sampai kapanpun posisi Iman di hati Ami tidak ada yang menggeser. Tetapi Satria pun sangat mengerti hal itu dan tetap rela bersanding disisi Ami, walaupun sebagai orang kedua dihati Ami.
Setahun sudah masa pacaran mereka. Skripsi Ami sudah selesai enam bulan yang lalu dan ia lulus dengan nilai baik. Satria pun memutuskan untuk melamar Ami.
Sebelum melamar Ami, Satria mengunjungi kuburan Iman sendirian. Ini sudah menjadi ritual bagi dirinya. Disana ia mengobrol dengan batu nisan tersebut, membacakan yasin, sekaligus minta ijin untuk melamar Ami. Setelah itu Satria pulang, dan malamnya ia melamar Ami.
Ami tentu saja senang. Tapi tetap saja, di hati Ami masih terkenang sosok Iman. Ami menceritakan bagaimana perasaannya ke Satria dan bagaimana posisi Iman dihatinya. Satria menerima semua itu dengan lapang dada. Baginya, Ami adalah prioritas utamanya. Apapun keinginan Ami, ia akan menuruti semua itu, asalkan Ami bahagia.
Ami pun akhirnya menerima lamaran Satria.
…beberapa bulan setelah menikah…
Di rumah yang damai, terpampang foto perkawinan Ami dan Satria. Tak jauh dari foto tersebut, ada foto perkawinan Ami ukuran 4R. Foto perkawinan biasa, namun ada yang janggal. Di foto tersebut terpampang wajah Ami dan Iman.
Ya, Ami yang masih terus mencintai Iman mengganti foto pasangan disebelahnya dengan wajah Iman. Foto itupun terletak tak jauh dari foto perkawinan Satria dan Ami. Sekilas terlihat foto tersebut hasil rekayasa yang dibuat oleh Ami. Namun Satria mengijinkan Ami meletakkan foto tersebut tak jauh dari foto perkawinan mereka.
Bagaimanapun Ami tetap akan mencintai Iman sekaligus mencintai Satria, suami tercintanya. Dan Satria merupakan pria yang memiliki hati sejati. Baginya, cinta sejatinya adalah Ami. Apapun yang Ami lakukan, ia berusaha menerima semua keadaan itu. Baginya tak ada yang perlu dicemburui dari batu nisan. Ia tetap menjalankan rumah tangganya dengan sakinah, mawaddah dan warramah, hingga saat ini…
Mendengar cerita diatas, terus terang saya merasa sedih, terharu, sekaligus miris. Saya kagum dengan sosok Satria yang ternyata benar-benar mencintai Tante Ami. Saya juga mengerti kepedihan Tante Ami ketika ditinggalkan tunangannya. Tentu rasanya sulit ditinggalkan oleh orang yang sudah membekas dihati.
Akankah ada pria-pria seperti Satria? Saya harap semoga banyak pria yang akan tetap setia kepada seorang wanita, menerima mereka apa adanya.
Sekitar dua puluh tahun yang lalu, Ami sedang menjalankan semester terakhir dan berusaha menyelesaikan skripsi. Disaat itu pula, 2 minggu yang akan datang, Ami akan dipersunting oleh seorang pria yang bernama Iman (bukan nama sebenarnya).
Ami dan Iman telah berpacaran selama 7 tahun. Iman merupakan teman SD Ami. Mereka telah kenal selama 14 tahun. Masa 7 tahun adalah masa pertemanan, dan kemudian dilanjutkan ke masa pacaran. Mereka bahkan telah bertunangan dan 2 minggu ke depan, Ami dan Iman akan melangsungkan ijab kabul.
Entah mimpi apa semalam, tiba-tiba Ami dikejutkan oleh suatu berita.
Adiknya Iman: Mbak Ami, Mbak Ami. Mas Iman…Mas Iman….kena musibah!
Ami: Innalillahi wa inna illahi roji’un…
Saat itu Ami tidak mengetahui musibah apa yang menimpa Iman. Kemudian sang adik melanjutkan beritanya…
Adiknya Iman: Mas Iman…kecelakaan…dan..meninggal…
Ami: Innalillahi wa inna illahi roji’un…
…dan Ami kemudian pingsan…
Setelah bangun, Ami dihadapkan oleh mayat tunangannya. Ami yang shock berat tak bisa berkata apa-apa. Bahkan tidak ada air mata yang mengalir.
Ketika memandikan jenazahnya, Amit terdiam. Ami memeluk tubuh Iman yang sudah dingin dengan begitu erat dan tak mau melepaskannya hingga akhirnya orang tua Iman mencoba meminta Ami agar tabah menghadapi semua ini.
Setelah dikuburkan, Ami tetap terdiam. Ia berdoa khusyuk di depan kuburan Iman.
Sampai seminggu ke depan, Ami tak punya nafsu makan. Ia hanya makan sedikit. Ia pun tak banyak bicara. Menangis pun tidak. Skripsinya terlantar begitu saja. Orangtua Ami pun semakin cemas melihat sikap anaknya tersebut.
Akhirnya bapaknya Ami memarahi Ami. Sang bapak sengaja menekan anak tersebut supaya ia mengeluarkan air mata. Tentu berat bagi Ami kehilangan orang yang dicintainya, tapi tidak mengeluarkan air mata sama sekali. Rasanya beban Ami belum dikeluarkan.
Setelah dimarahi oleh bapaknya, barulah Ami menangis. Tumpahlah semua kesedihan hatinya. Setidaknya, satu beban telah berkurang.
…tiga bulan kemudian…
Skripsi Ami belum juga kelar. Orangtuanya pun tidak mengharap banyak karena sangat mengerti keadaan Ami. Sepeninggal Iman, Ami masih terus meratapi dan merasa Iman hanya pergi jauh. Nanti juga kembali, pikirnya.
Di dalam wajah sendunya, tiba-tiba ada seorang pria yang tertarik melihat Ami. Satria namanya (bukan nama sebenarnya). Ia tertarik dengan paras Ami yang manis dan pendiam. Satria pun mencoba mencaritahu tentang Ami dan ia mendengar kisah Ami lengkap dari teman-temannya.
Setelah mendapatkan berbagai informasi tentang Ami, ia coba mendekati Ami. Ami yang hatinya sudah beku, tidak peduli akan kehadiran Satria. Beberapa kali ajakan Satria tidak direspon olehnya.
Satria pun pantang menyerah, sampai akhirnya Ami sedikit luluh. Ami pun mengajak Satria ke kuburan Iman. Disana Ami meminta Satria minta ijin kepada Iman untuk berhubungan dengan Ami. Satria yang begitu menyayangi Ami menuruti keinginan perempuan itu. Ia pun berdoa serta minta ijin kepada kuburan Iman.
Masa pacaran Ami dan Satria begitu unik. Setiap ingin pergi berdua, mereka selalu mampir ke kuburan Iman untuk minta ijin dan memberitahu bahwa hari ini mereka akan pergi kemana. Hal itu terus terjadi berulang-ulang. Tampaknya sampai kapanpun posisi Iman di hati Ami tidak ada yang menggeser. Tetapi Satria pun sangat mengerti hal itu dan tetap rela bersanding disisi Ami, walaupun sebagai orang kedua dihati Ami.
Setahun sudah masa pacaran mereka. Skripsi Ami sudah selesai enam bulan yang lalu dan ia lulus dengan nilai baik. Satria pun memutuskan untuk melamar Ami.
Sebelum melamar Ami, Satria mengunjungi kuburan Iman sendirian. Ini sudah menjadi ritual bagi dirinya. Disana ia mengobrol dengan batu nisan tersebut, membacakan yasin, sekaligus minta ijin untuk melamar Ami. Setelah itu Satria pulang, dan malamnya ia melamar Ami.
Ami tentu saja senang. Tapi tetap saja, di hati Ami masih terkenang sosok Iman. Ami menceritakan bagaimana perasaannya ke Satria dan bagaimana posisi Iman dihatinya. Satria menerima semua itu dengan lapang dada. Baginya, Ami adalah prioritas utamanya. Apapun keinginan Ami, ia akan menuruti semua itu, asalkan Ami bahagia.
Ami pun akhirnya menerima lamaran Satria.
…beberapa bulan setelah menikah…
Di rumah yang damai, terpampang foto perkawinan Ami dan Satria. Tak jauh dari foto tersebut, ada foto perkawinan Ami ukuran 4R. Foto perkawinan biasa, namun ada yang janggal. Di foto tersebut terpampang wajah Ami dan Iman.
Ya, Ami yang masih terus mencintai Iman mengganti foto pasangan disebelahnya dengan wajah Iman. Foto itupun terletak tak jauh dari foto perkawinan Satria dan Ami. Sekilas terlihat foto tersebut hasil rekayasa yang dibuat oleh Ami. Namun Satria mengijinkan Ami meletakkan foto tersebut tak jauh dari foto perkawinan mereka.
Bagaimanapun Ami tetap akan mencintai Iman sekaligus mencintai Satria, suami tercintanya. Dan Satria merupakan pria yang memiliki hati sejati. Baginya, cinta sejatinya adalah Ami. Apapun yang Ami lakukan, ia berusaha menerima semua keadaan itu. Baginya tak ada yang perlu dicemburui dari batu nisan. Ia tetap menjalankan rumah tangganya dengan sakinah, mawaddah dan warramah, hingga saat ini…
Mendengar cerita diatas, terus terang saya merasa sedih, terharu, sekaligus miris. Saya kagum dengan sosok Satria yang ternyata benar-benar mencintai Tante Ami. Saya juga mengerti kepedihan Tante Ami ketika ditinggalkan tunangannya. Tentu rasanya sulit ditinggalkan oleh orang yang sudah membekas dihati.
Akankah ada pria-pria seperti Satria? Saya harap semoga banyak pria yang akan tetap setia kepada seorang wanita, menerima mereka apa adanya.
Cinta Terlarang
Padang rumput yang indah hari ini diterangi sinar mentari yang boleh dibilang malu-malu, tidak terlalu terik, tapi cukup untuk menyinari seisi padang itu. Bunga-bungaan tampak tersenyum senang menyambut mentari pagi. Begitulah setiap paginya Sirens menyambut paginya, yah Sirens, seorang malaikat yang bertugas di surga bunga. Sirens melihat langit, mengecek tanda-tanda kedatangan Marie, sahabat baiknya yang selalu menjenguknya setiap 2 hari sekali. Marie dan Sirens akan bermain, menyanyi, dan menari bersama kupu-kupu, kebiasaan favorit mereka. Hari itu juga tak luput, secercak awan meruak bersinar ketika Marie memasuki surge Sirens, The Fairyland, begitu Sirens menamai dunianya. Sirens menyambut Marie dan mereka pun melangkah ke padang bunga lily untuk terbang melayang mengikuti iringan harpa yang dibawa Marie, sang malaikat music. Tanpa disadari mereka berdua, Andromeda, salah satu devil dari Underworld mengintip di celah perbatasan The Fairy Land dengan Underworld. Hari itu Andromeda bertekad mengambil batu malaikat yang terkalungkan di leher setiap malaikat. Ia telah ditugaskan Evian, salah satu penguasa Underworld untuk mengumpulkan batu-batu malaikat yang memiliki energy murni yang dapat membuat devil semakin kuat. Jalan satu-satunya adalah membunuh malaikat karena energy dalam batu malaikat itulah yang merupakan energy kehidupan bagi setiap malaikat. Andromeda terus mengamati Sirens dan Marie. Ia terpesona pada tarian mereka yang indah. Ia tersadar untuk cepat melaksanakan misinya. Tapi matanya terus terpaku pada seorang malaikat yang menari di hadapannya. “Siapa malaikat itu?” Andromeda bertanya dalam hati. “Ia begitu mempesona. Matanya begitu teduh, senyumnya yang lembut dan tulus, gerakan tubuhnya yang mengalun bersama music indah, kupu-kupu pun terus menempel ke rambut panjangnya yang berkilau.” Tanpa disadari, hati dingin milik Andromeda yang telah beku selama ribuan tahun tergerak. “Sirens! Aku pergi dulu ya,2 hari lagi kita bersenang-senang lagi yah. Ciao Bella”. Malaikat satunya berteriak pada malaikat yang sedaang diamati Andromeda selama berjam-jam. “ Ooh Sirens.. Namanya Sirens, sangat indah, sesuai dengan dirinya” Pelan-pelan Andromeda mengucap pada dirinya. Tanpa disadarinya, sebentuk senyum tersungging di wajahnya. Seperginya Marie, Sirens masih tetap asik menari bersama kupu-kupu lain. Ketika ia mendengar patahan ranting, Sirens tersentak dan menoleh. Ooh Sirens melihat Andromeda yang tak hati-hati memijak ranting. Andromeda yang teringat misinya segera medekati Sirens. “Hello Sirens. Perkenalkan aku Andromeda. Ijinkan aku memiliki kalungmu” Sirens yang ketakutan langsung berlari kembali ke pondok bunganya. Ia harus mengambil pecahan kaca Malaikat Sinar yang dapat menghalau devil untuk menyerangnya. Tapi Andromeda lebih cepat, dalam sekejab ia telah terbang ke depan Sirens untuk merampas kalungnya. Sirens sangat ketakutan, jika kalung miliknya diambil, maka hilang juga lah hidupnya. Dalam keadaan terdesak, kalung Sirens bersinar sangat kuat tepat ketika Andromeda menyentuh kalung tersebut. Andromeda terkejut akan reaksi kalung tersebut, bahkan energi sinar kalung tersebut akhirnya melukainya hingga ia tak sadarkan diri. Andromeda perlahan membuka matanya, pertama yang dilihatnya adalah atap sebuah pondok yang dipenuhi bunga-bunga. Ia menoleh ke samping,mengamati seluruh pondok. Dalam hatinya bertanya-tanya, dan ketika ia berusaha bangun, ia tak bisa menggerakkan kakinya, bahkan tubuhnya penuh luka. Saking sakitnya, ia kembali tak sadarkan diri. Ketika ia tersadar lagi, ia mendengar suara nyanyian merdu. Siapa itu, dalam hatinya berpikir, dan dari celah jendela, ia melihat Sirens. Sirens, malaikat yang ingin dibunuhnya, tampak sedang menumbuk daun-daunan dan ketika siap ia masuk ke dalam. Andromeda berpura-pura masih pingsan, ia ingin tahu apa yang dilakukan Sirens. Sirens yang masuk mendekati Andromeda, ia membalut luka-luka Andromeda dengan daun-daunan tersebut. Tes! Andromeda merasakan setetes air di kakinya. Ia mengintip sedikit dan mendapati Siren sedang berlinang air mata. Kenapa dia menangis. Andromeda bertanya dalam hati. “Sirens!” Andromeda memanggil lirih. Sirens yang sedang menangis tersentak. Ia mundur beberapa langkah. Mereka berdua saling bertatapan. “Maaf! Aku tak tahu kalau kalungku bisa mencelakakan kamu sampai begini. Maaf! Maaf!” ujar Sirens pelan. Kebingungan menyelimuti Andromeda. Ia melihat sekujur tubuhnya, luka di sana sini. Ternyata ia terluka parah ketika menyerang Sirens. Tapii..Kenapa ia begitu baik padaku. Jelas-jelas aku ingin membunuhnya. Kenapa? Kenapa?” Andromeda begitu bimbang. **** Hari-berganti hari, minggu berganti minggu. Sirens terus merawat Andromeda hingga sembuh. Pagi itu, Andromeda sedang duduk di rumput basah mengamati Sirens yang sedang merawat bunga-bungaan. Marie sudah tidak pernah datang sejak terakhir Andromeda melihatnya. Sirens mengatakan ada badai di langit yang mengakibatkan para malaikat harus berdiam di tanahnya masing-masing. Sirens terus bernyanyi sambil menebarkan bubuk bunga ke padang, sesekali ia menari berputar-putar. Andromeda teus mengamati Sirens, ia memegang dadanya, ada apa dengan aku, ia bertanya dalam hati. Kenapa aku merasakan sesuatu yang sesak di dadaku beberapa minggu ini. Seperti perasaan yang membuncah ketika ia melihat Sirens. Apakah ini cinta? Apakah ia telah jatuh cinta? Hanya 1 jawaban yang didapatnya, ya, dia telah jatuh cinta. Jatuh cinta kepada seorang malaikat. Cinta yang terlarang. Cinta yang seharusnya tak ada pada dirinya karena ia telah lama merasakan tak memiliki hati. Apakah hatinya yang telah beku selama hidupnya kini perlahan mencair karena seorang Sirens. Apakah ia telah tersentuh begitu dalam akan seorang Sirens? Sepertinya memang begitulah jawaban yang ia dapat. Pelan-pelan ia mendekati Sirens, ia akan menyatakan cintanya.**** Sudah sebulan mereka bersama. Cinta yang telah tumbuh di antara mereka semakin bersemi, laksana mentari pagi yang hangat, bagaikan bunga-bunga yang mekar di antara padang hijau. Begitu indah dan murni. Saling melengkapi satu sama lain. Bahkan senyuman sekarang tidak menjadi sesuatu yang asing bagi Andromeda. Kini kebahagiaan bukanlah sesuatu yang tabu baginya. Ia begitu bahagia, dalam ribuan tahun kehidupannya, saat-saat ini lah yang paling berarti baginya. Saat dimana ia kembali memiliki hatinya yang telah lama hilang. Apakah kebahagiaan dari cinta terlarang ini dapat bertahan selamanya? Jawabannya datang bersama dengan kedatangan Marie bersama The Lady of Heaven yang dating mengunjunginya setelah badai berlalu. Awan yang menyeruak secara tiba-tiba mengagetkan Sirens dan Andromeda yang sedang bercengkerama. Keterkejutan mereka tidak lama, ketika The Lady of Heaven menyadari sesosok devil sedang bersama dengan malaikatnya. Ia murka, dan menyorotkan kaca utama Malaikat Sinar ke arah Andromeda. Ia akan memusnahkan devil itu saai ini juga. Saat sinar itu hampir mengenai tubuh Andromeda, Sirens melompat ke depan Andromeda, menghalangi kekasih hatinya dari hujaman sinar penghancur. “Tidakkkk….” Andromeda sangat terkejut ketika Sirens yang melindunginya, perlahan-lahan berubah menjadi sinar. Ia menghilang sepenuhnya di hadapan Andromeda setelah mengatakan “Pergi sekarang juga! Aku akan selalu mencintaimu Andromeda”. Dalam saat terakhirnya, ia mendorong Andromeda ke celah antara 2 dunia, mendorongnya kembali ke Underworld. Andromeda terjatuh dalam keterpanaan, ketidakpercayaan bahwa Sirens telah tiada.**** Beberapa hari berlalu sejak kepergian Sirens. Andromeda kembali ke The Fairyland. Ia telah duduk berhari-hari di sana. Hidupnya hampa, hatinya yang pernah datang kini kembali pergi, hilang tak berbekas bersama menghilangnya Sirens. Tangannya terus memegang dadanya. Apakah rasa sakit ini? Sakit yang tak tertahankan, sakit yang membuatnya hampir tak bisa bernafas. Ia tertunduk sedih ke rerumputan ketika ada langkah-langkah kaki yang membuatnya menoleh secepat kilat. Apakah Sirens telah kembali? Ternyata yang di hadapannya adalah Marie. Pandangan Marie yang penuh dendam menghunjam Andromeda. “ Kau lihat apa yang kau perbuat pada sahabatku? Kau menghancurkannya. Kau membunuhnya. Kau lihat rumput dan bunga di sini telah layu sepenuhnya. Ia tidak akan pernah kembali.” Dilemparkannya kalung milik Sirens yang telah kehilangan sinarnya. Andromeda memungutnya, mengusap batu tersebut. Perlahan tangannya basah, ada air yang menetes dari matanya. Ia, sesosok devil yang telah beku hatinya, menangis.“Kau menangis? Kau, devil, dapat menangis?” dan dikeluarkannya pecahan kaca Malaikat SInar dari sakunya. “ Kau akan kubunuh. Akan kubinasakan dengan tanganku sendiri!” Dibuangnya pecahan kaca tersebut dan dicekiknya Andromeda dalam pembalasan dendam yang kuat. Andromeda tak melawan, ia hanya menggenggam erat kalung Sirens, seakan merasakan Sirens bersamanya saat itu. Ketika nyawa terakhir hampir hilang dari tubuhnya, Andromeda memejamkan matanya, berharap dapat kembali ke sisi Sirens, bersama-sama kembali, merasakan kembali kebahagiaan. Marie telah membunuhnya. Ia telah membunuh Andromeda dengan tangannya sendiri. Perlahan air mata mengalir di pipinya. Sayapnya yang putih mulai berubah menjadi hitam. Kalung kehidupannya bersinar dari putih ke hitam. Ya, Marie berubah menjadi devil. Ia seorang malaikat yang dengan sadarnya melakukan dosa, menggunakan tubuhnya untuk melakukan pembunuhan, menggunakan hatinya untuk dikotori dengan pembalasan dendam. Marie telah berdosa. Ia tidak lagi murni untuk menjadi malaikat. Ia tersenyum sedih. “Ini pantas kudapat, untuk menebus nyawa Sirens, sahabatku”. Dan perlahan ia terbang ke bawah, ke Underworld, tempatnya yang baru dan untuk selama sisa hidupnya.
Tentang Semua yang ku rasa
Perknalnku berawal dari handphone, , ,dengan seorang cowok yang bernama bom-bom, , , ,no hp tu aku dapet dari kakak nya, ,yang satu kost ama aku pas aku pkl, , ,awal mulanya aku cuma iseng,karna aku lagi butuh temen,buat ngobrol,waktu itu aku abis putus ma cowok ku yang bernama dhedi,duna ku begitu gelap,aku sering ngelamun dan cenderung tertutup tapi setelah aku ngehubungi bom-bom, , ,aku jadi bisa tersenyum lagi, , ,aku kembali seperti dulu,dia cowok yang berbeda dari yang lain,dia gak suka ngerayu,gak romantis,tapi dia gokil,lucuabizzzzzzzzzz. . .setelah 1 bulan kita knal lwat hp, , ,qku ma dia janjian ketemu . . .tanggal 23 maret, ,itu pertama kalinya aku bsa natap wajahnya secara langsung,bsa denger suarany lgsng, ,dia tetep sama, ,uwh pokonya dia gokil abizzzzzzzzzzzz, , ,stlh tuw tggl 25 maret , , ,aku ketemu lagi ma dy, , ,wlu jarak tempat ketemuan tu lumayan jauh, , ,aku tetep semangan buat ketemu dia, , , ,ga butuh waktu lama,buat akrab ma dia,aku ngerasa dia kayak temen lama ku.n yang lebih ga aku sangka,di pertemuan ku yang kedua kali, , ,q first kiss ma dia,uwh,aku makin bingung knpa aku kayak gni,and akhrnya aku jadiaan ma dia, , ,hari2 yang aku lalui bgtu indah, , ,3 bulan ga terasa dah aku lalui,4blan tnpa hambatan,dan 5 blan aku lalui bgtu gembira, , ,upzzzzzzzzzzzzzzzzzz, , ,tapi di 6 blan ini, , ,adalah klimaksssssssssss bwt q ma dia, , ,aku tergoda ma cwo lain, , ,maav sayang , , ,aku pergi jalan2 ma cwo lain tapi bukan maksud ku selingkuh, , ,ak cuma lagi bt aja, , , ,n yg trjadi dy tau, , , ,huh, , ,tp dy ga mrah ma q, , ,dy nangis,ak ngrsa brslah bgtz,,cynk maavin ak,,maav,n maav,,after that, , ,di tgl 7 agustus smua hancurrrrrrrrrrrrrrrrrrrr, , , ,kakakny mrah bsar ma ak n dy, , , ,teu ga, , ,hp nya bom2 diancurin ampek brkeping2, , , ,ak ngrsa skit hti beud, , ,ak bnci ma kakaknya, , ,cma gra2 ak maen ma bom2 ampk jam 7 mlm az, , ,sgtu mrah nya, , ,tp mgkn nie cobaan, , ,n g lbih ngejutin lg, , ,tgl 10 agstus dy mutusin ak,dgn alesan dy ga leh pcaran, , ,yaallah nie hal yg pling ngbwt ak hancur,sebel,n ngbwt ak sngat terpuruk,,ak hrs khlangan orng yang sngat ak syang, , ,tp da malaikat yg nolong,ngehibur ak,,dgn inisial "AZ". .dy ngajak ak jlan2,dy ngebwt ak ba tersnyam lg,wlu orng yg ak syang ga da dismping ak n dy mlah ninggaln ak,,,n nie yg ngbwt ak mulai bnci dngn bom2,,saat ak bnr2 btuh dy,dy dimna ,dy ga da,dy prgi,dy hilang,pa nie yg disbut cinta,ap ni yg dilakuin se2orng yg ktanya syng ma ak,dy boong,dy jahaaaaaaaaaaaat........ak bnci,,,,,,,,,,,,,,ak mrah mady,,,,,,,,,,,,,,,,,,,"AZ" slu nurutin apapun yg ak mnta,asal ak ga nangis,ga murung n ga sdih lg, , , ,ak ckup terhibur,,,,,,,,n akhrnya di tggl 13 ,,,,ak ktmu ma bom2,,,,ak bnci ma dy tp disi2 lain ak jg syang ma dy,,,,,,,,dy jlasin smua yg trjadi n dy ngjak ak blikan,,,sbnernya ak dh muak ma dy,dgn enaknya dy prgi,n dgn mudhnya dy blik lg,,,tp ak jg ga bsa boongin perasaan ak,,ak SYNG N CINTA BANGET MA DY......pa dy tau pa dy sadar low krng hti ak msih sngat terluka krn dy,,,,,tp ak coba bwt maavin dy, , ,ak ma dy janji , , ,akn lu setia,n bsa nerima keadaan ini, , , , ,pas ak lg asik ngbrol ma bom2, , ,"AZ" dteng ,,,sbnrnya ak ngrsa brsalah bgt ma dy,,,tp gmna lagi,,,,maavin ak "AZ",,,,n mksh bwt smuanya,,,,smua knangan yg km ksih ke ak , ,akn slalu ak kenang,,,,n slama 5 blan ak ngrsa tersiksa bgt krna ak ga bsa smsan,or tlfn2 ma bom2,,,,,tp ak ykin ma dy,ak prcya,low dy ga kan selingkuhin ak...bnyk cwo yg cba dketin ak,,,n ak bljar,brushaa bwt setia ,,,,krna ak ga mo nyakitin persaan dy,,,,n akhrnya diblan dsember dy ngehub ak,,,uwh ak bahagia bgt,,,ternyta mu pengorbanan ak ga sia2,,,,tp mamg smua ga brjalan mulus,,,ortu ku nyuruh ak kuliah dimalang stlh ak lu2s,,wktu tggl beberapa blan lg,,,ak akn ninggln dy,,,tuhan ak tau smua yg trjadi psti ni yg terbaik bwt ak ma dy,,,tuhan AKU SAYANG DAN CINTA BANGET MA DY,,,,,sayang low kamu baca nie ak pgen km tau,,,perasaan ku ni,,,ni slah satu bukti cnta ak bwt km,,,,,,,,BOM-BOM..........BY IKKE.....
Terang Gelap Hidupku
Kulihat bintang di langit yang gelap, tersenyum ku melihat satu bintang kecil yang bersinar terang. Aku ingin seperti bintang. Hembusan angin malam membuatku larut dalam heningnya malam sunyi. Tak kuasa ku menahan air mata yang perlahan jatuh membasahi wajahku. Dari lubuk hatiku yang terdalam,aku sangat kesepian. Andai saja aku dapat berbicara kepada bintang, aku ingin katakan bahwa aku ingin seperti bintang. Dapat selalu tersenyum dan setia menghiasi langit malam yang gelap dengan cahaya kecilnya. Aku ingin kehidupan ku seterang bintang. Tapi harus ku akui, terkadang kenyata’an lebih pahit dari apa yang di impikan. Hidupku haus akan kasih sayang dan cinta, bahkan aku tidak pernah dapat merasakan kasih sayang dari orang tua ku sendiri. Peraturan-peraturan yang mengekangku,dan Mereka yang terlalu sibuk bekerja membuatku tak merasakan kasih sayang dari mereka. Walaupun ku tahu,peraturan2 yang mereka buat hanya karena ingin memberikan yang terbaik untuk ku. Aku ingin seperti teman-temanku, hidupnya bahagia,tak terkekang dengan peraturan2 yang mengekang dan mereka tak pernah haus akan kasih sayang dari orangtua mereka sendiri. Sedangkan aku? “Ya allah, mengapa ini harus terjadi padaku? Ya allah, titipkanlah seseorang yang dapat mencintai dan menyayangiku dengan tulus. Titipkanlah dia untukku ya Allah. Seseorang yang dapat selalu iringi langkahku. Selalu bisa memimpin dan membawaku untuk selalu berada di jalanmu. Titipkanlah dia untuk ku ya Allah” pintaku dalam hati. Tersadar aku dari lamunan malamku. Kini mataku telah lelah untuk menangis. Aku segera menyeka air mataku. “ semoga besok sedihku telah jauh pergi bersama malam ini.” Ucapku lirih. Aku terlelap dalam heningnya malam. Kriiiiing………… Kriiiiiiing . Jam weaker ku berbunyi tepat pada pukul 05.20. Aku beranjak dari tempat tidurku. Bergegas ku ambil air wudhu dan sholat. Bersimpuh ku di atas sajadah, ku tadahkan tangan ku sembari ku berdoa.“ Ya Allah, kuatkan lah hatiku,tabahkan lah jiwaku, agar aku bisa selalu tegar dalam menghadapi coba’an mu. Ya allah,tolonglah bukakan mata hati orang tua ku agar aku tidak menjadi anak yang durhaka. Aku sayang mereka ya Allah? Hindari lah aku dari sifat tercela. Ya allah, ku tau engkau slalu mendengarkan doa ku. Kabulkan lah doa ku ya Allah. Amien.” Doa ku dalam sholat subuhku. Bergegas ku mandi dan bersiap ke sekolah. “ Hari ini, hari Sabtu,ada yang mau ngajakin jalan apa nggak yha malam ini?” Tanya ku di dalam hati. “ Hai vid,malam ini mau kemana?” sapa Irma.“ Gak tau mau kemana. Kenapa memangnya?”“ Temenin aku ketemuan sama cowok yukk? Mau dong? Yah? Yah?”” Iya, aku temenin. Jam berapa?”“ Jam 7 yha? Aku tunggu dirumah.”Awal perbincangan pagi yang cukup membosankan. Ketemuan sama cowok,yha,,,,,,, hal yang biasa di lakukan oleh kebanyakan cewek jomblo. Hhuh,,,,,,,,,, Malam pun tiba, tepat jam 7, aku tiba dirumah Irma yang kebetulan tak begitu jauh letak nya dari rumahku. Sa’atnya Hangout bersama Irma.“ Mau kemana nih?”tanyaku.“ Kita ke Pondok Samudra aja Vid, soalnya cowok yang ngajakin aku ketemuan sudah nungguin kita di sana.”Dengan segera aku melesat pergi. Aku mengendarai motorku dengan kecepatan rata-rata 40km/jam,dan dengan waktu kurang lebih setengah jam, aku dan Irma telah tiba di Pondok Samudra. Tapi tak kulihat seseorang yang sedang menunggu di sana.“ Telpon dong ma. Suruh dia keluar,aku malas masuk ke dalam, ramai banget.” Keluhku,“ Iya,iya, ini lagi di telpon.” Jawab irma.Tak lama, kulihat 2 orang cowok keluar menghampiri aku dan Irma. Mataku tertuju pada 1 cowok berkacamata,manis,dan tinggi. Nuraniku bertanya “ siapakah cowok itu?”“ Namaku Egha, yang mana yang namanya Irma?” tanya Egha. aku menunjuk ke wajah irma yang duduk di belakangku. Sementara mataku tak hentinya mencuri pandangan pada teman Egha. Ohh,,,, bagiku dia adalah makhluk terindah yang pernah aku temui. Dengan senyumnya, dia mampu menakhlukkan api,dengan tatapan nya,dia bisa mencairkan es di kutub utara.“ Namaku Dadan, nama kamu siapa?” Dadan memperkenalkan dirinya padaku. Oooh, aku rasa,keringat dingin ku mulai mengucur. Jantungku berkerja lebih keras dari biasanya. Ya allah, mungkinkah engkau titipkan Dadan untukku?“ Namaku Vidia.” Kini ku tak sanggup berkata-kata lagi.Ya allah, biarkan lah cinta itu turun bagai setetes embun yang perlan jatuh melewati tubuhku,meresap di kulitku,masuk ke dalam urat nadiku,dan menyatu kedalam darahku.“ Masuk yuk? Gak enak ngobrol di luar” sapa Dadan mengajakku masuk.Tadinya aku yang malas masuk kedalam,kini aku mengikuti saran Dadan yg mengajak masuk. Irma dan Egha pun mengikutiku dan Dadan untuk masuk. Aku dan Dadan duduk di meja nomor 4 , sedangkan Irma dan Egha duduk di meja nomor 8.“ Mau pesan apa kamu Vid?” tanya Dadan ramah.“ Aku jus Apel aja dech,”Dadan pun memanggil pelayan dan memesan pesanan kami. Aku begitu kagum akan sosoknya. Lembut,baik. Aku fikir,dia adalah puja’an setiap cewek.”dia udah punya pacar apa belum yha?” bisik hatiku yang kini sedang tak menentu.“ Udah punya pacar Dan?” tanyaku.“ Belum,kamu udah punya pacar Vid?”” Belum juga,”Perbincangan antara aku dan Dadan pun berlanjut hingga akhirnya malam memotong pembicara’an ku dan Dadan. Aku pulang bersama indahnya malam ini. Sebelum pulang, aku dan Dadan sempat bertukaran nomer HP. Baru saja aku menutup pintu kamarku , tiba-tiba handphone ku bergetar. Ada 1 SMS masuk dari nomer yang tak ku kenali.“ Hai Vid, Uda sampai? Sekarang lagi apa?” isi pesan singkat itu.Ku lihat pada secabik kertas yang berisikan nomor handphone Dadan. Ku cocok kan nomor yang mengirim SMS itu dengan nomor Dadan. Ternyata benar feelingku.Yang mengirim SMS itu adalah Dadan. Bahagianya rasa hatiku ketika aku mengetahui bahwa Dadan lah yang mengirim SMS itu. Tak ku Duga, ternyata Dadan akan menghubungiku malam ini juga. Dangan segera ku balas SMS Dadan.” Sudah Dan,sekarang aku lagi lihatin bintang langitku. Satu-satunya bintang yang menurutku yang paling terang. Kamu lagi apa?”” Aku sama denganmu, aku lagi lihatin bintang langitku.”Berawal dari malam itu, Dadan jadi sering menghubungiku. Hubungan yang dekat pun terjadi . Hingga suatu sa’at, Dadan mengagetkan ku dengan datang kerumahku.” Kamu dimana Vid?” tanya Dadan di dalam Telpon.” Ada di rumah , kenapa Dan?” tanyaku. “ Aku ada di depan rumahmu,temui aku ya, aku tunggu.” Jawab dadan yang membuat aku kaget. Dengan segera ku buka pintu rumahku dan ku temui Dadan sedang membawa bunga dan bintang kecil yang terbuat dari kertas.” Tumben nggak bilang-bilang mau datang kerumah?”” Biar jadi kejutan. Vid , aku boleh ngomong sesuatu gak sama kamu?”” Ngomong aja, boleh kok?”jawabkuDi genggam nya tanganku, di tatapnya mataku. Tatapan matanya menjelajahi relung hatiku. Dadaku berdegup kencang , di dobrak oleh rasa yang tak pernah ku rasakan sebelumya. Ya Allah, inikah yang namanya cinta?” Tatap mata ku Vid,kamu mau gak kamu jadi pacar aku ? Kalau kamu terima cinta aku, kamu ambil bintang kecil ini. Jika kamu gak terima cinta aku, kamu ambil bunga ini sebagai tanda persahabatan kita. Vid , izin kan aku menjadi bintang hatimu, aku ingin menerangi hatimu yang gelap dengan cintaku. Aku ingin kamu selalu berada di sisi ku,tetap di hatiku hingga waktu kan memisahkan kita.” pernyata’an Dadan yang sungguh membuat hati ini bergetar.Sa’atnya ku mengambil pilihan. Perlahan ku ambil bintang yang ada di tangan kanan Dadan yang menandakan bahwa aku menerima cintanya.” Ya, aku terima. Tapi dengan satu syarat, yaitu kamu harus berjanji akan memberikan segala yang terbaik untukku. Janji akan selalu ada di sampingku. Mau janji?” ” Ya, aku janji demi kamu dan hatiku.”Sejak itu, aku dan Dadan resmi berpacaran. Sejak itu lah Hatiku tak pernah haus kan kasih sayang dan cinta karena Dadan lah yang memberikan nya. Hubungan ku dengan keluarga Dadan pun berjalan dengan baik. Kini satu tahun sudah hubungan ku dengan Dadan, segala masalah yang melanda hubungan ku dan Dadan dapat dengan mudah kami hadapi bersama. Tapi kali ini, masalah yang mungkin tak dapat ku selesaikan dengan mudah. Di sa’at ku telah benar-benar mencintai Dadan dengan segenap hati, ketika Dadan telah menyatu dalam darahku. Tiba-tiba, masuk sebuah pesan yang tak ku ketahui siapa pengirimnya.” Kamu Vidia kan?” isi pesan itu.“ Iya, aku Vidia, Ma’af, kamu siapa ya?” balasku.Tak lama kemudian, nomor yang tak ku kenali itu menelpon ku. Dengan segera aku angkat telpon itu.” Assalamu’alaikum, ma’af, siapa ini?” tanyaku.” Gak usah sok sopan deh kamu! Saya mama Dadan. Sebaiknya kamu jauhi Dadan, karna saya tidak akan merestui hubungan kamu dengan Dadan. Dadan sudah saya Jodohkan dengan cewek baik-baik. Kamu tidak pantas untuk Dadan. Saya saja tidak mengetahui siapa orang tua kamu! Jadi, jika kamu tidak ingin hubungan kamu tidak di restui, lebih baik kamu putuskan Dadan dan jauhi dia karena kamu bukan lah yang terbaik untuk Dadan. Semenjak Dadan berhubungan dengan kamu, Dadan tidak mau menuruti apa kata saya, mamanya sendiri. Kamu memberikan pengaruh buruk kepada Dadan.Jadi sekarang, lebih baik kamu jauhi Dadan !” Ku tutup telpon dari Ibu Dadan. Kini hatiku hancur berkeping- keping mendengar cacian dan makian dari mamanya yang dulu aku kira baik-baik saja.”Ya allah, Ujian apa lagikah ini Ya allah? Sanggupkah aku menghadapinya? Allah, berikan lah jalan ya Allah, aku tak ingin ini berakhir begitu saja.” Ucapku dalam tangisku. Ku telpon Dadan. Dan ku minta dia untuk segera datang kerumah ku Untuk memberikan penjelasan mengenai hal ini.“ Ada apa sayang? Tiba – tiba aja kamu nyuruh aku kerumah kamu. Kangen ya? “ celoteh Dadan dengan senyum manisnya. Air mataku pun mengalir tak tertahankan, dengan segera Dadan memeluk ku.“ Ada apa bintang hatiku? Kenapa kamu nangis? Sudah yah sayang? Cerita sama aku, apa yang buat kamu menangis?” bisik Dadan.“ Aku takut senyumanmu tak akan ada lagi untukku. Aku takut tak akan ku rasakan pelukan hangat darimu, aku takut kamu tak akan menjadi bintang hatiku lagi. Aku takut kamu tak akan ada di sisiku lagi. Aku takut kamu pergi sayang, aku takut, sangat takut.” jawabku. ” Apa yang terjadi sayang, apa? Katakan padaku.” Dadan mencoba mencari tau dariku. Kulepaskan pelukan Dadan dariku.“ Mama kamu tak merestui kita. Kita tak mungkin bersama sayang? Tanpa restu, kita bukan lah siapa-siapa.”“ Gak mungkin mama nggak merestui. Selama ini mama baik-baik aja sama kita.”“ Tadi mama kamu telpon aku,sengaja aku rekam pembicara’an mama kamu. Aku fikir mama kamu telpon aku karena ada hal yang menyenangkan yang ingin mama kamu bicarakan kepada ku, tapi ternyata, aku salah. Hanya cacian dan makian yang mama kamu berikan padaku sayang?Kamu dengar ini.”Dadan pun mendengar apa yang di bicarakan mama nya kepadaku.“ Aku tak menyangka mama bisa setega ini sama kamu sayang? Aku gak mengira semua ini akan terjadi.” Sahut Dadan tak percaya.“ Jika hubungan kita ini memang membawa pengaruh buruk untuk kamu, lebih baik kita akhiri sampai di sini saja. Aku gak mau kamu semakin terluka karna hubungan kita. Sayang, aku tak mau menyakiti kamu, karna kamu adalah cintaku, jika aku menyakitimu, sama hal nya dengan aku menyakiti perasa’an ku sendiri.”“ Apa kamu fikir, dengan mengakhiri hubungan kita ini aku tak semakin terluka? Apa kamu fikir pilihan mama yang terbaik untuk ku? Nggak Vid? Kamu satu-satunya wanita terbaik dalam hidup aku.”“ Tapi aku gak mau menjadi boomerang di keluarga kamu,Dan. Aku gak mau gara-gara aku , kamu jadi ribut sama keluarga kamu. Aku gak mau.”“ Vid, yang menjalani kisah cinta ini kita, bukan orang tua ku. Aku bisa mati tanpa kamu sayang. Hela nafasku ada di setiap hela nafasmu. Hatiku ada di hatimu. Jantungku menyatu dengan jantungmu. Darahku mengalir di darahmu. Aku adalah kamu, dan kamu adalah aku.”” Dan, kamu tau? Terkadang cinta tak selamanya indah. Tak selamanya kita tertawa. Selalu ada duka. Tak selamanya kita bahagia. Aku tak tau lagi apa yang harus aku lakukan. Hatiku kini telah rapuh oleh perkata’an mamamu. Kepingan hati ini jatuh perlahan. Andai saja kamu yang mengalaminya, pasti kamu akan melakukan hal yang sama.”” Seandainya aku yang mengalaminya, tak akan ku biarkan cinta yang selama ini kita bangun sendiri runtuh begitu saja. Tak akan ku biarkan ini terjadi. Aku mau kita hadapi bersama tanpa harus mengorbankan cinta yang dengan susah payah kita bangun bersama. Kamu ingat janji aku kan?”” Ya , aku ingat”” Dan kini akan aku buktikan janjiku, aku akan selalu menjadi bintang dalam hatimu, aku akan selalu ada di hatimu. Kita akan jalani suka duka cinta kita. Kamu harus janji tak akan melakukan hal bodoh seperti ini lagi. Kamu janji?”” Ya , aku janji. Ini yang terakhir kalinya aku melakukan hal ini.” ucapku menyesal. Dadan kembali memelukku erat.” Aku ingin mati menciummu hingga lemas, aku ingin mati memelukmu hingga terlelap. Aku tak mungkin bisa hidup tanpa kamu, Vidia Lestari. Tetaplah di hatiku, dan aku akan selalu menjagamu hingga akhir hidupku.” ucapan Dadan membuat air mataku bertambah deras mengucur.” Ya, aku akan tetap di sini bersamamu. Kau lah cinta pertama dan terakhirku.”” Ikut aku kerumah ku, aku akan menjelaskan semuanya kepada mama. Aku rela pergi dari rumah, kalau memang mama tak merestui kita.”” Tapi aku takut jika nanti aku tak di terima di rumahmu.”sahutku” Kamu tak perlu takut sayang. Ada aku yang selalu menjadi paying bagimu. Aku akan selalu melindungi kamu. Tak akan ku biarkan kau terluka . Tak akan ku biarkan satu orangpun menyakitimu. Tetaplah di pelukku. Dan aku akan selalu melindungimu.” ucap Dadan berusaha memujukku. Aku pun pergi mengikuti Dadan untuk pergi menjelaskan semuanya kepada mamanya. Pertengkaran yang hebat pun terjadi sesa’at aku sampai di rumahnya. Kembali aku menangis mendengar pertengkaran Dadan dan mamanya. Pilu hatiku ketika mamanya kembali mengeluarkan cacian dan makian nya untukku. Ya allah, inikah jalan takdirku? Sesulit inikah jalan yang harus ku tempuh demi mendapatkan cinta sejatiku? ” Ya Allah, aku tau, selalu ada pelangi setelah badai, dan aku tau, engkau selalu memberi jalan keluar di setiap coba’an yang engkau berikan. Ya Allah, buka kan pintu hati mamanya ya allah, agar beliau bisa menerimaku untuk menjadi pendamping hidup Dadan.” pintaku dalam tangisku.” Mama bilang Vidia nggak pantas untuk Dadan ma? Mama salah besar kalau memang mama berfikir seperti itu. Secantik apapun cewek yang akan mama jodohkan buat Dadan, Dadan tetap memilih Vidia untuk jadi pendamping hidup Dadan. Jika mama tetap tidak merestui Dadan sama Vidia, Dadan akan pergi dari rumah ini sampai mata hati mama terbuka untuk menerima Vidia ke dalam keluarga kita. Ma, Dadan akan tetap cinta Vidia sampai kapanpun. Dadan sayang mama, Dadan sayang sama keluarga kita, Dadan juga sayang sama Vidia. Tapi kali ini, Dadan pilih Vidia karena Vidia mampu mengalahkan segalanya. Vidia masa depan Dadan ma,jangan larang Dadan untuk mencintai Vidia. Karena Vidia yang terbaik untuk Dadan.”bentak Dadan kepada mamanya. Sejujurnya aku tak sanggup melihat Dadan membentak mamanya sendiri hingga berurailah air mata mamanya. Ingin sekali ku memeluk mamanya dan mengusap air matanya, tapi apa dayaku? Masih terngiang di telingaku betapa kejam mamanya menghinaku,mencaciku. Hancur berderai hatiku ketika kata-kata itu keluar dari mulut mamanya. Dadan dengan segera membawaku keluar untuk pergi dari rumahnya. Tiba-tiba, terdengar suara teriakan mamanya menghentikan langkahku dengan nya untuk pergi.“ Dadan, tunggu! Jangan pergi nak, jangan pergi. Mama gak sanggup jika mama harus hidup tanpa kamu nak, mama sayang sama kamu. Mama Cuma mau melihat kamu bahagia sayang. Hanya itu yang mama inginkan” ucap mamanya lirih.” Jika mama mau Dadan bahagia, restui Hubungan Dadan dengan Vidia Ma. Hanya dengan Vidia, Dadan bisa merasakan kebahagia’an yang luar biasa. Tidakkah mama melihat pancaran mata Vidia yang sesungguhnya Vidia juga sayang dengan mama? Vidia sayang dengan keluarga kita ma? Tidak kah mama merasakan nya? Atau memang mama sudah tak punya persa’an untuk merasakan apa yang Vidia rasakan? Cukup ma! Sekuat apapun mama mencegah Dadan untuk pergi bersama Vidia, Dadan akan tetap pergi. Sebelum mama merestui hubungan Dadan dengan Vidia.”” Iya nak, Iya. Mama restui hubungan kamu dengan Vidia.” Ucap mamanya yang membuat aku dan Dadan kaget. Kami berbalik arah dan melihat pada mamanya.“ Mama serius mau merestui hubungan kami??“ Iya nak, mama serius. Asal kamu bisa bahagia bersama Vidia, mama restui. Vidia, buat Dadan bahagia, jangan pernah kecewakan Dadan, karena Dadan sangat mencintai kamu. Mama restui kalian. Mama minta ma’af sama kamu Vid, karna perkata’an mama yang terlalu kasar kepada kamu. Mama menyesal. Ayo Peluk mama . Mama ingin merasakan bahagia dalam pelukan kalian.” Aku dan Dadan memeluk mamanya erat. Semenjak itu, hidup ku bahagia bersama Dadan dan keluarganya yang membuatku merasakan kasih sayang dari keluarga baruku. Kini orang tua ku pun perlahan-lahan berubah. Kini mereka lebih mementingkan aku daripada pekerja’an mereka karena kini aku sudah mulai beranjak dewasa. Mereka sadar, aku sangat memerlukan mereka di usia ku yang beranjak dewasa ini. Allah, terima kasih aku ucapkan pada engkau atas segala yang aku terima. Akhirnya engkau mengabulkan segala doa ku. Kini, biarkan lah kebahagia’an ini tumbuh subur di tanah kehidupan ku. Terimakasih Allah, engkau telah memberikan jalan terang di antara lorong-lorong gelap kehidupanku. Cinta membuat semuanya berubah. Karena cinta, aku berubah menjadi lebih dewasa menjalani hidup ini. Karena cinta, aku dapat merasakan kebahagia’an yang luar biasa di hidupku. Terima kasih Cinta. Semoga indahmu dapat kurasakan selamanya. Aku akan menjagamu, hingga suatu sa’at malaikat mencabut nyawaku, hingga tubuhku terbujur kaku manghadap yang kuasa.
Selamat Jalan Kekasih ...
Andi ... Sudah menjalin hubungan kekasih selama dua tahun lamanya dengan Lily. Mereka berniat untuk meresmikannya awal tahun ini. Sayang, rencana itu harus gagal karena Tuhan keburu memanggil-Nya. Andi meninggal karena kecelakaan motor. Kejadiannya persis di malam minggu, saat dia hendak pergi ke rumah Lily. Biasanya, jam tujuh malam dia sudah nongol. Tapi tunggu punya tunggu, Andi belum juga datang.
Lily mulai gelisah, dia mencoba menghubungi Handphonenya, tapi tidak aktif. Sayang Andi tidak punya nomor telepon rumah. Maklum, di Surabaya ini dia anak kost. Sampai jam 10 malam Andi belum juga datang. Lily memutuskan untuk tidak menunggunya lagi. Sambil menahan kesal, dia mencoba untuk tidur. Tapi matanya sulit untuk terpejam. Dia bertanya-tanya dalam hati, Dimanakah Andi berada ?
Dia berniat menanyakan hal itu esok harinya di kampus. " Kalau dia berani selingkuh, Awas yach ! " begitulah kira-kira yang terbesit dibenaknya. Tapi anehnya, rasa was-was makin merajai benaknya. Hingga dia dikejutkan oleh dentang jam dinding yang menujukkan angka 12. " Akh ... aku masih belum bisa tidur " ucapnya.
Kegelisahannya semakin memuncak. Tiba-tiba Lily merasa haus, kemudian dia keluar kamar dan menuju ruang makan. Dia membuka kulkas dan mengambil sebotol air dingin. Dan saat ia hendak kembali ke kamar, langkahnya mendadak sangat berat, udara dingin menghempas. " Idih, ada apa ini ? kok ngga' biasanya seperti ini " Batinnya.
Entah mengapa, matanya mengarah ke ruang tamu, dan tiba-tiba saja dia melangkah dengan ringan seperti ada yang menggerakkannya. Lily sempat heran, buat apa dia menuju ke ruang tamu ? Di teras rumah, sekilas dia melihat sesosok bayangan hitam. Jantungnya berdetak. " Waduh ... Siapa itu diluar ? jangan-jangan pencuri " Pikirnya.
Ingin rasanya ia berteriak memanggil orang tua, adik atau siapa saja yang ada dirumah. Tapi suaranya tercekat ditenggorokan. Tanpa ia sadari, ia makin mendekati pintu. Disibakkannya tirai jendela sedikit, Betapa terkejutnya dia saat melihat Andi berdiri disana.
Hatinya lega bercampur bingung. Kenapa dia baru datang selarut ini ? Pelan-pelan ia membuka pintu. Andi menyunggingkan senyumnya saat Lily sudah berada dihadapannya.
" Andi ... Kok baru datang sekarang ? "
" Sorry, tadi aku ada urusan mendadak, " Jelasnya
" Wajahmu pucat, tanganmu juga dingin. Kau baik-baik saja Andi ? "
" Aku sangat baik-baik saja. Belum pernah kurasakan sebaik ini. Aku Minta Maaf sudah terlambat datang. Tapi aku ngga' bisa lama-lama, waktuku cuma sebentar, "
" Tapi Andi, kau belum menceritakan urusan mendadak apa yang tadi kau kerjakan, "
" Besok juga kau akan tahu. Aku cuma ingin memberitahumu, aku tak bermaksud datang terlambat. Aku sangat mencintaimu Lily. Kau harus percaya itu,"
Lily merasa heran dengan ucapannya. Tapi belum sempat ia kemukakan keheranannya, Andi mengambil pamit pulang. " Aku Pulang, Jaga dirimu baik-baik, Aku ingin kau bahagia " Katanya sambil mencium kening Lily. Lalu dia pergi dan Lily mencoba untuk memanggilnya, tapi Andi terus melangkah pergi.
Sungguh, malam itu Lily sangat merasa ada yang aneh pada diri Andi. Senyumnya, Sorot matanya, semua terasa dingin. Lily juga baru menyadari kalu Andi tidak membawa motor.
Esoknya, Lily baru tahu bahwa Andi mengalami kecelakaan. Saat itu ia dihubungi oleh temannya dari kampus untuk segera ke Rumah Sakit. Lily hampir tak percaya mendengarnya. Menurut keterangan petugas di rumah sakit, Andi dibawa ke Rumah Sakit sekitar Jam 8 malam dalam keadaan sudah tak bernyawa. Motornya hancur berantakan. Lily begidik ketakutan.
Dengan ditemani seorang teman, ia bergegas ke kamar jenazah. dia membuka kain penutup tubuh Andi. Tampak wajah kekasihnya yang pucat pasi. Bibirnya membiru. " Akh ... tak sanggup aku melihatnya lebih lama lagi " Ucapnya sambil menangis. Yang jelas, pakaian yang dikenakannya adalah sama ketika ia datang jam 12 malam kerumah lily. " Apakah benar-benar arwahnya yang datang ... ? " pikirnya dalam hati
Sampai detik ini Lily belum bisa melupakan kejadian itu, Sosok Andi masih menempati ruang khusus didalam hatinya. Selamat Jalan Kekasihku ...
Sebuah Pena ... ...
Yang dulu untaikan sketsa cinta atau lara ... ...
ia habis tintanya, tak lagi bisa ia goreskan tangis,
ia pun beku saat terharu ... ...
ia tak bisa berikan jawaban saat kubertanya ... ...
ia tak besarkan lagi hatiku dengan harapan ... ...
ia mengering ... ... terbaring,
tak pernah lagi hiraukan dawaiku yang mendenting bening ... ...
Lily mulai gelisah, dia mencoba menghubungi Handphonenya, tapi tidak aktif. Sayang Andi tidak punya nomor telepon rumah. Maklum, di Surabaya ini dia anak kost. Sampai jam 10 malam Andi belum juga datang. Lily memutuskan untuk tidak menunggunya lagi. Sambil menahan kesal, dia mencoba untuk tidur. Tapi matanya sulit untuk terpejam. Dia bertanya-tanya dalam hati, Dimanakah Andi berada ?
Dia berniat menanyakan hal itu esok harinya di kampus. " Kalau dia berani selingkuh, Awas yach ! " begitulah kira-kira yang terbesit dibenaknya. Tapi anehnya, rasa was-was makin merajai benaknya. Hingga dia dikejutkan oleh dentang jam dinding yang menujukkan angka 12. " Akh ... aku masih belum bisa tidur " ucapnya.
Kegelisahannya semakin memuncak. Tiba-tiba Lily merasa haus, kemudian dia keluar kamar dan menuju ruang makan. Dia membuka kulkas dan mengambil sebotol air dingin. Dan saat ia hendak kembali ke kamar, langkahnya mendadak sangat berat, udara dingin menghempas. " Idih, ada apa ini ? kok ngga' biasanya seperti ini " Batinnya.
Entah mengapa, matanya mengarah ke ruang tamu, dan tiba-tiba saja dia melangkah dengan ringan seperti ada yang menggerakkannya. Lily sempat heran, buat apa dia menuju ke ruang tamu ? Di teras rumah, sekilas dia melihat sesosok bayangan hitam. Jantungnya berdetak. " Waduh ... Siapa itu diluar ? jangan-jangan pencuri " Pikirnya.
Ingin rasanya ia berteriak memanggil orang tua, adik atau siapa saja yang ada dirumah. Tapi suaranya tercekat ditenggorokan. Tanpa ia sadari, ia makin mendekati pintu. Disibakkannya tirai jendela sedikit, Betapa terkejutnya dia saat melihat Andi berdiri disana.
Hatinya lega bercampur bingung. Kenapa dia baru datang selarut ini ? Pelan-pelan ia membuka pintu. Andi menyunggingkan senyumnya saat Lily sudah berada dihadapannya.
" Andi ... Kok baru datang sekarang ? "
" Sorry, tadi aku ada urusan mendadak, " Jelasnya
" Wajahmu pucat, tanganmu juga dingin. Kau baik-baik saja Andi ? "
" Aku sangat baik-baik saja. Belum pernah kurasakan sebaik ini. Aku Minta Maaf sudah terlambat datang. Tapi aku ngga' bisa lama-lama, waktuku cuma sebentar, "
" Tapi Andi, kau belum menceritakan urusan mendadak apa yang tadi kau kerjakan, "
" Besok juga kau akan tahu. Aku cuma ingin memberitahumu, aku tak bermaksud datang terlambat. Aku sangat mencintaimu Lily. Kau harus percaya itu,"
Lily merasa heran dengan ucapannya. Tapi belum sempat ia kemukakan keheranannya, Andi mengambil pamit pulang. " Aku Pulang, Jaga dirimu baik-baik, Aku ingin kau bahagia " Katanya sambil mencium kening Lily. Lalu dia pergi dan Lily mencoba untuk memanggilnya, tapi Andi terus melangkah pergi.
Sungguh, malam itu Lily sangat merasa ada yang aneh pada diri Andi. Senyumnya, Sorot matanya, semua terasa dingin. Lily juga baru menyadari kalu Andi tidak membawa motor.
Esoknya, Lily baru tahu bahwa Andi mengalami kecelakaan. Saat itu ia dihubungi oleh temannya dari kampus untuk segera ke Rumah Sakit. Lily hampir tak percaya mendengarnya. Menurut keterangan petugas di rumah sakit, Andi dibawa ke Rumah Sakit sekitar Jam 8 malam dalam keadaan sudah tak bernyawa. Motornya hancur berantakan. Lily begidik ketakutan.
Dengan ditemani seorang teman, ia bergegas ke kamar jenazah. dia membuka kain penutup tubuh Andi. Tampak wajah kekasihnya yang pucat pasi. Bibirnya membiru. " Akh ... tak sanggup aku melihatnya lebih lama lagi " Ucapnya sambil menangis. Yang jelas, pakaian yang dikenakannya adalah sama ketika ia datang jam 12 malam kerumah lily. " Apakah benar-benar arwahnya yang datang ... ? " pikirnya dalam hati
Sampai detik ini Lily belum bisa melupakan kejadian itu, Sosok Andi masih menempati ruang khusus didalam hatinya. Selamat Jalan Kekasihku ...
Sebuah Pena ... ...
Yang dulu untaikan sketsa cinta atau lara ... ...
ia habis tintanya, tak lagi bisa ia goreskan tangis,
ia pun beku saat terharu ... ...
ia tak bisa berikan jawaban saat kubertanya ... ...
ia tak besarkan lagi hatiku dengan harapan ... ...
ia mengering ... ... terbaring,
tak pernah lagi hiraukan dawaiku yang mendenting bening ... ...
Malaikat yg menemani kita
Malaikat yg menemani kita
oleh رانيا Puspitasari pada 02 Agustus 2010 jam 17:42
Dingin terasa di tubuh kita klw kita tdk merasakan dia di dkt kita.Hangat terasa di tubuh kita klw kita merasakan dia di dkt kita.Klw kita ingin tw org yg memberikan kehngtn kpd kita,pejamkan mata mu dan dia akn hadir di mimpi mu sbgi malaikat.Klw ada byngn seseorg itu lah org yg telah memberimu kehngtn dgn tulus ikhla...s kpd mu.Prcylah dan cobalah.Dingin dan kehngtn nya cuma kamu yg dpt merasakan bkn orang lain.
Hri yg cerah bgi jiwa yg tenang
Pgi yg cerah d tmni hawa dngin dgn melihat embun pgi yg menetes d daun.Menyapa kita dr tdr yg tlah membawa kita k alam mimpi tdur.Memulai kgiatn yg bru dgn keadaan yg bru jg.Kejadian yg kita alami d hri kmrn tdk mngkn kta alami d hr ni.Krn kjdian yg kita alami kmrn sbgi pljrn bgi kita agar kta tdk jth d kslhn yg sm.
Kata-Kata tentang pacaran menurut islami
KATA-KATA BIJAK TENTANG CINTA >> Kata-kata Mutiara Cinta Kata Bijak
cinta kumpulan kata kata bijak kata orang bijak kata bijak kehidupan kata bijak persahabatan kata bijak islami kata mutiara bgetS kta2nya mw donk klw da kta2 baru d
http://www.isdaryanto.com/kata-kata-bijak-tentang-cinta
kumpulan kata-kata paling romantis kata romantis terindah kata
kata-kata cinta terindah kata romantis kata kata mutiara BERILAH TOLERANSI KEPADA ORANG YANG KESULITAN SEINDAH CINTA KETIKA BERLABUH tips pacaran yang islami
http://ainuamri.wordpress.com/2008/08/25/kata-romantis-kata-kata-bijaksana-kata-cinta/
kumpulan kata-kata cinta terindah kata romantis kata kata
kata-kata cinta terindah kata romantis kata kata mutiara Dengan Non Muslim sikap islam terhadap orang kafir SEINDAH CINTA KETIKA BERLABUH tips pacaran yang islami
http://ainuamri.wordpress.com/2008/08/25/kata-kata-cinta-kata-kata-mutiara-kata-kata-bijak-ayat-ayat-cinta/
PACARAN YANG ISLAMI silahkan add FB 5 teman saya assalafyabdullah
kata-kata cinta terindah kata romantis kata kata mutiara BERILAH TOLERANSI KEPADA ORANG YANG KESULITAN SEINDAH CINTA KETIKA BERLABUH tips pacaran yang islami
http://ainuamri.wordpress.com/pacaran-yang-islami/
cinta kumpulan kata kata bijak kata orang bijak kata bijak kehidupan kata bijak persahabatan kata bijak islami kata mutiara bgetS kta2nya mw donk klw da kta2 baru d
http://www.isdaryanto.com/kata-kata-bijak-tentang-cinta
kumpulan kata-kata paling romantis kata romantis terindah kata
kata-kata cinta terindah kata romantis kata kata mutiara BERILAH TOLERANSI KEPADA ORANG YANG KESULITAN SEINDAH CINTA KETIKA BERLABUH tips pacaran yang islami
http://ainuamri.wordpress.com/2008/08/25/kata-romantis-kata-kata-bijaksana-kata-cinta/
kumpulan kata-kata cinta terindah kata romantis kata kata
kata-kata cinta terindah kata romantis kata kata mutiara Dengan Non Muslim sikap islam terhadap orang kafir SEINDAH CINTA KETIKA BERLABUH tips pacaran yang islami
http://ainuamri.wordpress.com/2008/08/25/kata-kata-cinta-kata-kata-mutiara-kata-kata-bijak-ayat-ayat-cinta/
PACARAN YANG ISLAMI silahkan add FB 5 teman saya assalafyabdullah
kata-kata cinta terindah kata romantis kata kata mutiara BERILAH TOLERANSI KEPADA ORANG YANG KESULITAN SEINDAH CINTA KETIKA BERLABUH tips pacaran yang islami
http://ainuamri.wordpress.com/pacaran-yang-islami/
Aku Kangen Sama Kamu Sayang Ku
Kamu lah yang selalu menemani Aku.Kamu lah yang slalu mendengarkan semua masalah Aku dengan sabar.Kamu lah yang mengisi hari-hari Aku.Aku ingin bersama Kamu lagi SYNG KU karena Kamu lah yang berarti buat Aku.Kamu lah yang selalu menemani Aku waktu Aku sedih dan gembira.Tapi Kamu sekarang kemana SYNG KU.Kamu meninggalkan Aku sendiri tanpa Aku tahu Kamu ada di mana sekarang.Apa Kamu memikirkan Aku di sana SYNG KU?Aku selalu ada di samping Kamu walaupun Kamu tidak tahu.Yang tahu hanyalah Hati Kamu.Karena Aku datang bukan sebagai Manusia tapi sebagai Malaikat yang selalu menjagamu dan menjaga Hati Kamu kemanapun Kamu pergi.
Langganan:
Postingan (Atom)